
Berinvestasi merupakan bagian dari upaya untuk memiliki dana cadangan di masa depan. Jika Srikandi sudah memiliki beberapa instrumen investasi, lakukan diversifikasi investasi dengan menabung emas yang nilainya tak akan terdampak inflasi. Investasi emas tidak akan terdampak oleh inflasi karena emas memiliki sifat “aset lindung nilaiâ€. Ketika nilai uang turun, harga emas cenderung meningkat atau tetap stabil karena emas tidak tergantung pada nilai mata uang. Berinvestasi emas juga tidak memerlukan keahlian khusus seperti investasi saham, crypto atau beberapa investasi yang memerlukan kontrol dan strategi yang memerlukan waktu dan keterampilan khusus saat menjalankannya.
Mengapa menabung emas penting?
Menabung emas dapat menjadi solusi dalam mengembangkan investasi yang dimiliki menjadi lebih bernilai dan terjaga kestabilannya. Seperti yang disampaikan oleh Financial consultant Prita Ghozie di acara Talkshow #PunyaEmas di BSI International Expo 2025 di Jakarta Convention Center pada 28 Juni 2025, dijelaskannya bahwa dengan investasi emas dapat mengatasi berbagai kenaikan biaya seperti biaya pendidikan dan properti sebesar 10% per tahunnya tidak sebanding dengan kenaikan gaji. Oleh karena itu, Prita menganjurkan setiap generasi dapat meningkatkan investasi emasnya secara konsisten.
Prita Ghozie menjelaskan beberapa jenis investasi emas diantaranya berwujud investasi emas perhiasan, emas batangan dan menabung emas secara digital. Menurutnya, berinvestasi emas perhiasan cenderung ke nilai aset yang konsumtif karena nilai jualnya akan mengalami beberapa pemotongan biaya. Investasi emas batangan atau logam mulia nilainya lebih tinggi karena selain tidak ada pemotongan, satuan gramnya jelas dan ada sertifikatnya sehingga pada saat menjual logam mulia, semuanya jelas dan terukur nilainya. Sedangkan menabung emas secara digital, semua prosesnya dilakukan melalui platform digital yang menyediakan program tabungan emas.
Keuntungan menabung emas
Menabung emas dalam konsep non fisik, adalah menabung di platform digital di beberapa bank digital atau aplikasi fintech yang terdaftar di OJK. Menabung emas secara digital bisa dimulai dari nominal terkecil dan dapat dicetak menjadi emas fisik saat saldo emasnya sudah mencukupi syarat untuk dicetak, misalnya setelah mencapai 1 gram, 2 gram dan seterusnya.
Dengan menabung emas juga dapat memupuk kedisiplinan menabung walaupun dimulai dari nominal paling kecil, jika terbiasa tentunya akan memberikan semangat menabung dalam jangka panjang. Tabungan emas yang nominalnya semakin meningkat dapat dijadikan agunan pada saat membutuhkan dana urgent.
Dalam jangka panjang emas dapat meningkat nilainya, mulai dari kenaikan harga jual hingga berkembangnya satuan gram yang dimiliki jika konsistensi menabungnya dijaga.
Sebelum memutuskan untuk menabung emas, berikut yang perlu Srikandi perhatikan:
1. Cek kredibilitas dan portofolio platform yang akan dijadikan tempat menabung emas tersebut. Srikandi dapat menelusurinya melalui internet, testimony pengguna lainnya dan berbagai informasi lainnya.
2. Tentukan tujuan menabung emas, Prita Ghozie menyarankan investasi emas ini untuk investasi jangka jangka menengah hingga panjang dengan durasi 3-5 tahun agar nilainya lebih terasa. Jika berinvestasi emas dalam jangka pendek ada kemungkinan terkena risiko harga emas yang fluktuatif di tengah kebutuhan urgent dalam jangka pendek tersebut.
3. Pahami profil risiko dan selalu menghitung kebutuhan investasi emas.
4. Tentukan strategi pembelian emas sesuai kemampuan.
Prita mencontohkan menabung emas di Bank Syariah Indonesia melalui aplikasi BYOND sebagai salah satu pilihan platform aman untuk menabung emas. Ditegaskan juga oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bahwa BSI adalah gabungan dari bank syariah milik BUMN (Bank Syariah BRI, Bank Syariah Mandiri dan Bank Syariah BNI) yang membuat BSI memiliki positioning kuat sebagai salah satu institusi keuangan yang terpercaya.
Investasi emas di BSI juga memberikan banyak keuntungan lebih, diantaranya dapat diakses di mana saja, kontrol secara real time, investasi terjangkau dimulai dari 0,1 gram dan eksklusif berlogo BSI yang bersertifikasi SNI dengan karatase 99,99%.
Transaksi yang dilakukan di program Tabungan Emas BSI menerapkan prinsip syariah dengan persetujuan DSN (Dewan Pengawas Syariah) dan emas batangan BSI Gold sudah tersertifikasi halal dari MUI. Bagi yang menerapkan prinsip gaya hidup halal tentunya pilihan investasi emas di BSI adalah pilihan tepat.

























Leave a Reply